Selasa, 19 Agustus 2008

Mencari kebahagiaan

Pada hakekatnya semua manusia telah dianugrahi "jatah" rezeki masing-masing oleh Allah SWT. Kesemua ini tergantung dari upaya maupun usaha setiap individu manusia untuk menggapainya. Oleh karena itu kunci untuk mencapai kebahagian adalah usaha.

Kita ketahui pasti bahwa siklus waktu adalah 24 jam dalam sehari semalam. Pada umunya sesorang melakukan kegiatan (bekerja) pada siang hari. Bertemu dengan keluarga pada sore menjelang malam hari. Dan pada malam hari digunakan untuk istirahat.
Masalahnya, jika kita ditanya : "Apakah bekerja itu enak / menyenangkan ?" Sebagian besar umat manusia menjawab : " Bekerja itu tidak enak atau tidak menyenangkan".

Mari kita analogikan. Bahwa usia produktip manusia dimulai dari umur 20 tahun sampai 60 tahun. Dengan kata lain selama 40 tahun manusia harus berusaha / bekerja. Jika kita kaitkan dengan pernyataan diatas, bahwa bekerja adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. Berarti selama 40 tahun diri kita selalu diliputi oleh perasaan yang tidak menyenangkan. Dalam artian lebih dari separuh umur kita, setiap hari diri kita merasakan perasaan yang tidak enak atau perasaan yang tidak menyenangkan. maka kita gagal menjadi manusia yang berbahagia.

Disisi lain fatwa agama menyatakan bahwa BEKERJA adalah IBADAH, Kalau individu manusia menyatakan bahwa bekerja itu tidak menyenangkan atau bekerja itu tidak enak, maka terjadilah persamaan matematis sebagai berikut :

Bekerja = Ibadah.
Bekerja = Tidak enak / tidak menyenangkan,
Bekerja = Ibadah = Tidak enak / Tidak menyenangkan

Maka lengkaplah diri kita menjadi manusia yang mendapat murka dari Allah SWT. Dan tidak mendapat kebahagian didunia maupun akhirat. Apakah itu Yang kita cari ?????

Wassalam

Eyang menggung

Tidak ada komentar: